PT. Ayana Duta Mandiri – Konsultan, Pelatihan K3, Inspeksi dan Sertifikasi

Crane Operator atau pengemudi crane memang jenis pekerjaan yang tidak biasa. Pekerjaan ini membutuhkan keahlian, ketelitian, dan tingkat fokus yang tinggi. Ada banyak syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi crane operator. Salah satunya harus memiliki sertifikat keahlian.

Tidak heran jika kemudian sebelum menjadi seorang crane operator harus melewati pelatihan profesional terlebih dahulu. Dalam pelatihan tersebut, tidak hanya keahlian dalam mengemudikan crane, namun harus paham tentang keselamatan dan kesehatan kerja.

Alat crane pun tidak selamanya dalam kondisi baik. Seorang pengemudi crane harus memastikan hal tersebut.  Jika terjadi kerusakan atau kondisi lingkungan yang tidak mendukung, pengemudi crane harus menyadarinya sejak awal.

Kecelakaan sering terjadi di lokasi kerja karena banyak hal. Oleh karena itu, training crane operator juga harus meliputi pelatihan keselamatan kerja, selain skill mengoperasikan crane.

Sebenarnya, seberapa pentingkah training crane operator? Kemudian apa tujuan dari dilaksanakannya training tersebut? Apakah penting seorang crane operator memiliki pemahaman tentang prosedur keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja? Untuk bisa mengetahui jawabannya, baca artikel ini sampai habis.

Tujuan Training K3 Crane Operator

Dalam setiap pekerjaan, sebenarnya sangat penting memahami keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal ini karena dalam setiap pekerjaan pasti memiliki risiko. Baik risiko yang besar maupun kecil.

Risiko tersebut sebenarnya bisa dicegah atau bahkan diperkecil kemungkinannya. Hal ini tergantung pada pekerja. Jika pekerja memiliki keahlian dalam hal K3, maka bisa memperkecil peluang risiko tersebut.

Oleh karena itu, pelatihan K3, sebenarnya sangat dibutuhkan. Hal ini termasuk ketika menjadi seorang crane operator.

Tujuannya untuk apa? Tentu saja tujuannya supaya pengemudi crane bisa melakukan pekerjaannya dengan minim risiko. Selain itu, juga supaya crane operator mampu mengenal serta mengevaluasi sumber yang bermasalah.

Mempelajari K3, pengemudi crane juga dituntut untuk bisa meningkatkan kemampuan, tanggung jawab, serta disiplin saat melakukan pekerjaannya. Pasalnya, pengemudi crane memang harus bisa memahami dan melaksanakan prosedur kerja yang aman.

Bagaimana Pelatihan Crane Operator?

Lalu apa saja yang diajarkan dalam training crane operator K3? Training crane operator yang diajarkan biasanya adalah sebagai berikut.

  • Memahami prosedur dalam melaksanakan pekerjaannya.
  • Peserta bisa paham tentang potensi bahaya yang bisa timbul di sekitar lokasi kerja.
  • Peserta mampu mencegah terjadinya risiko melalui standar operasional yang berlaku dalam sebuah instansi atau perusahaan.
  • Peserta paham dan bisa melaksanakan prosedur keamanan, keselamatan, serta kesehatan saat bekerja.

Memahami Prosedur Pekerjaan sebagai Crane Operator

Menjadi seorang crane operator membutuhkan keahlian yang mumpuni. Mulai dari skill mengoperasikan crane, hingga tingkat fokus yang baik. Bahkan seorang pengemudi crane harus mampu membuat rencana sebelum melakukan pekerjaannya.

Sebelum membahas lebih jauh, sebaiknya Anda mengetahui tentang tugas seorang crane operator. Apa saja yang termasuk dalam job disk seorang crane operator?

  1. Mengoperasikan crane sesuai dengan kelas yang menjadi keahliannya. Misalnya saja seorang crane operator memiliki sertifikat mengoperasikan crane kelas 2. Hal ini berarti alat yang bisa digunakan adalah crane yang memiliki kapasitas antara 25-100 ton, tinggi menara 40-60 meter. Atau kurang dari itu. Sedangkan untuk kapasitas yang lebih dari 100 ton dengan ketinggian menara di atas 60 meter harus dioperasikan crane operator yang memiliki sertifikat di atasnya. Jika ingin bisa mengoperasikan crane dengan beban yang lebih besar, harus melakukan pelatihan kembali. Tentu saja pelatihannya disesuaikan dengan alat yang diminati. Selain itu, setiap crane pun memiliki spesifikasi berbeda-beda. Sebaiknya crane operator sudah memiliki pengalaman mengoperasikan alat crane yang akan digunakan.
  1. Ketika crane sedang beroperasi, seorang operator pantang meninggalkan kabin atau lokasi kerjanya. Hal ini karena akan sangat membahayakan diri sendiri, rekan kerja, serta lokasi. Seorang crane operator juga memiliki tanggung jawab penuh terhadap crane yang dijalankan. Hal tersebut berarti pengemudi crane harus memastikan banyak hal sebelum melakukan pekerjaannya. Mulai dari memastikan beban tidak melebihi kapasitas, keselamatan di lokasi kerja, mengoperasikan alat dengan aman, serta memiliki fokus dan memperhatikan rigger dengan baik.
  1. Seorang crane operator juga harus memastikan alat yang digunakan dalam kondisi baik. Sebelum menjalankan tugas, crane operator harus memeriksa satu per satu alat atau tuas berfungsi dengan baik.
  1. Setiap instansi atau perusahaan selalu memiliki standar operasional yang berlaku. Seorang crane operator harus paham dan mampu menjalankan SOP tersebut.
  2. Memastikan saat menjalankan crane, lokasi aman. Baik dilihat dari pengaruh kecepatan angin dengan mesin, memastikan tidak ada orang yang melakukan kegiatan di bawah crane, dan masih banyak lagi.

Potensi Bahaya di Lokasi Kerja

Saat menjadi crane operator, harus mengetahui potensi bahaya yang bisa ditimbulkan. Apalagi crane merupakan alat berat yang pasti risiko bahaya cukup tinggi.

Potensi bahaya saat menjalankan crane sebenarnya sangat banyak. Bisa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Apa saja faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya bahaya di lokasi kerja?

  • Faktor Cuaca

Salah satu potensi bahaya yang bisa timbul dalam lokasi kerja adalah faktor cuaca. Salah satunya adalah kecepatan angin. Ketika akan melakukan pemindahan barang, pastikan kecepatan angin tidak mempengaruhi crane. Hal ini untuk mengurangi goyangan beban saat crane melakukan tugasnya.

  • Keahlian Crane Operator

Seorang crane operator harus memiliki keahlian yang mumpuni. Hal ini dibuktikan dengan memiliki sertifikat yang dikeluarkan dari instansi terkait. Hal ini karena keahlian seorang crane operator sangat mempengaruhi potensi bahaya di lokasi kerja.

Seorang crane operator harus mampu mengoperasikan crane dengan tepat dan cermat. Crane harus seimbang, tidak boleh melakukan gerakan tiba-tiba, serta mampu mengurangi saat terjadi masalah.

Banyak kecelakaan terjadi karena crane operator yang tidak mumpuni. Hal ini akan merugikan operator, rekan kerja, maupun perusahaan. Oleh karena itu, training crane operator secara menyeluruh harus dilakukan.

  • Crane Rusak

Potensi bahaya bisa timbul karena adanya masalah pada alat crane. Misalnya saja tuas tidak berfungsi dengan baik, pengikat sudah tidak layak, dan sebagainya.

  • Tidak Memperhitungkan Beban

Setiap crane memiliki kapasitas masing-masing. Sebaiknya barang yang diangkat tidak lebih dari 75% beban yang disarankan. Hal ini untuk membuat crane tetap seimbang.

  • Kerja Sama antara Crane Operator dan Rigger Tidak Baik

Kerja sama tim juga sangat dibutuhkan dalam pekerjaannya. Jangan sampai terjadi kesalahan hanya karena kerja sama antara crane operator dan rigger tidak baik.

  • Tidak Melakukan Rencana Pengoperasian Crane

Melakukan rencana pengoperasian crane sangat dibutuhkan. Hal ini untuk kesiapan seluruh tim saat akan melakukan pemindahan barang. Tidak melakukan rencana pengoperasian bisa menjadi sumber masalah. Salah satunya miss communication antar tim.

Pencegahan Sumber Bahaya di Lokasi Kerja

risiko bekerja menjadi seorang crane operator sebenarnya bisa ditanggulangi. Salah satunya dengan membekali seluruh pengemudi crane. Training crane operator mengenai K3 sangat dibutuhkan. Mengingat besarnya risiko pekerjaan yang bisa ditimbulkan.

Hal ini berarti harus ada kesadaran sendiri di setiap crane operator. Kemudian harus didukung oleh perusahaan tempat crane operator bernaung. Ketika kesadaran pencegahan bahaya, akan mengurangi risiko pekerjaan. Hal ini memang harus menjadi komitmen bersama.

Bagaimana menurut Anda? Apakah memahami, meningkatkan, serta mampu mengembangkan keselamatan dan kesehatan kerja harus dijadikan prioritas di lokasi kerja?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buka Diskusi
Ada yang bisa dibantu??
Hallo
Ada yang bisa dibantu?