Ayana Duta Mandiri

Gambar Job Safety Analysis

Setiap pekerjaan sudah pasti memiliki resiko dan kemungkinan terjadinya insiden yang dapat berakibat pada kerugian fisik maupun materil, baik itu bagi organisasi pelaksana maupun pekerja yang terlibat. Meskipun resiko dan insiden yang dapat terjadi bermacam-macam, namun hal tersebut dapat diatasi dengan mengetahui dan mengenali faktor-faktor penyebabnya serta metode dan tindakan perbaikan dan pencegahan yang bisa dilakukan.

Oleh sebab itu, baik perusahaan maupun karyawan masing-masing memiliki tanggung jawab yang sama besarnya untuk menekan resiko atau bahaya bagi keselamatan dan keamanan di lingkungan kerja. Untuk itu dikenallah sebuah metode analisis keamanan kerja yang populer dengan nama Job Safety Analyst (JSA).

Apa itu Job Safety Analyst (JSA)

Job Safety Analyst (JSA) merupakan bentuk upaya dalam menganalisis dan mempelajari setiap urutan langkah kerja dalam suatu pekerjaan. Proses analisis kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi potensi-potensi bahaya yang dapat terjadi untuk selanjutnya menentukan upaya terbaik dalam menghilangkan atau mengendalikan bahaya-bahaya tersebut. Setidaknya ada 3 unsur penting yang dilibatkan dalam JSA ini, yaitu:

  • Langkah-langkah pekerjaan secara spesifik.
  • Bahaya yang terdapat pada setiap langkah pekerjaan.
  • Pengendalian dalam rangka mengurangi atau menghilangkan potensi bahaya dalam bentuk pembuatan prosedur kerja yang aman pada setiap langkah pekerjaan.

Pentingnya Job Safety Analyst

Penerapan pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja adalah hal penting untuk menciptakan kondisi pekerjaan yang aman dan sehat, serta untuk menekan angka kecelakaan kerja yang dapat terjadi. Beberapa bentuk penerapan pedoman tersebut, di antaranya dengan membangun prosedur kerja yang tepat, membentuk operasi kerja yang sistematis, dan memastikan setiap pekerja telah memperoleh pelatihan dengan benar. Hal tersebut dinilai mampu membantu pencegahan resiko kecelakaan kerja atau Penyakit Akibat Kerja (PAK) di lingkungan kerja.

Salah satu langkah dalam menentukan prosedur kerja yang tepat yakni dengan melakukan metode analisis bahaya di lingkungan area kerja. Hasil analisis tersebut dapat digunakan sebagai upaya meminimalisir bahaya di area kerja. Hal tersebut termasuk dalam salah satu bentuk penerapan manajemen yang baik untuk mengurangi jumlah cedera dan PAK, absen pekerja, serta biaya kompensasi bagi pekerja. JSA menjadi alat yang cukup penting untuk melatih pekerja dalam mengambil tindakan-tindakan yang tepat dan aman selama bekerja.

Mengingat pentingnya konsep penerapan Job Safety Analyst tersebut, tidak jarang beberapa perusahaan atau lembaga membutuhkan layanan pelatihan Job Safety Analyst dalam mendukung dan mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat. PT. Ayana Duta Mandiri bisa menjadi mitra terbaik bagi perusahaan dalam hal ini untuk mengadakan pelatihan atau training Job Safety Analyst kepada para karyawan yang memerlukannya. PT. Ayana Duta Mandiri sendiri telah berpengalaman dalam bidang manajemen dan pelatihan untuk mengembangkan dan mengoptimalkan penerapan budaya K3 di lingkungan kerja.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buka Diskusi
Ada yang bisa dibantu??
Hallo
Ada yang bisa dibantu?