You are currently viewing Hazops Leader Sertifikasi BNSP | PT. Ayana Duta Mandiri

Hazops Leader Sertifikasi BNSP | PT. Ayana Duta Mandiri

Setiap industri memiliki risiko kerja yang berbeda-beda. Ada yang memiliki tingkat risiko tinggi, seperti migas dan kontraktor. Namun juga banyak yang memiliki risiko ringan, misalnya saja industri kecil menengah.

Namun, setiap risiko sebenarnya bisa dikelola dengan baik. Ketika risiko bisa dikelola dengan baik, maka akan bisa diturunkan tingkat risikonya, bahkan dihindari. Hanya saja, untuk bisa menekan risiko yang ada, dibutuhkan study yang mendalam.

Study ini harus dilakukan oleh orang-orang berpengalaman. Tujuannya supaya bisa ditemukan langkah strategis dalam menghadapi risiko yang ada.

Salah satu study yang digunakan untuk mengelola risiko ini adalah Hazops (Hazard and Operability Study). Untuk bisa menjalankan metode Hazops, dibutuhkan seorang pimpinan. Pimpinan dalam tim tersebut bisa disebut Hazops Leader.

Apa itu Hazops Leader? Apakah setiap perusahaan dengan risiko kerja tinggi membutuhkan profesi tersebut? Siapa saja yang bisa dijadikan seorang Hazops Leader?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, sebaiknya baca artikel ini. Akan diulas mengenai perah Hazops Leader dalam sebuah perusahaan. Tidak hanya itu, akan diulas juga cara menjadi Hazops Leader yang profesional dan bisa diakui oleh instansi pemerintah maupun swasta.

Apa Itu Hazops Leader?

Sebelum membahas mengenai Hazops Leader, mari kita ulas mengenai Hazops. Sebenarnya apa itu Hazops? Hazops merupakan salah satu metode untuk identifikasi dan mengkaji sebuah bahaya pengoperasian. Cara ini digunakan untuk meneliti bahaya yang mungkin bisa terjadi, terutama dari pihak sumber daya manusia. Baik dari pengalaman yang sudah pernah ada, maupun hasil penelitian lokasi atau kegiatan yang bisa menimbulkan bahaya kerja.

Kemudian bahaya atau risiko tersebut dicarikan jalan keluar. Jalan keluar yang dihasilkan pun harus efektif dan merupakan cara terbaik menurunkan risiko.

Oleh karena itu, metode ini sebenarnya harus dipraktikkan di setiap industri dengan risiko bahaya kerja tinggi. Metode ini harus dilakukan oleh tim yang memang mumpuni. Artinya, anggota tim merupakan orang yang paham betul dengan industri tempatnya bekerja.

Setiap anggota tim memiliki kemampuan di bidangnya. Tugasnya adalah menyajikan informasi mengenai risiko, mendiskusikan, melakukan analisis, kemudian mencatatnya untuk jadi laporan.

Tim Hazops ini sebenarnya harus sudah ada sejak industri akan mulai beroperasi. Bahkan harusnya tim tersebut sudah ada sejak jauh hari sebelum perusahaan melakukan aktivitas kerjanya. Kemudian sampai proyek tersebut selesai atau perusahaan berhenti beroperasi.

Pasalnya, bahaya atau risiko terus berkembang. Tim Hazops ini juga memiliki tugas melakukan evaluasi terhadap bahaya yang sudah ada. Bahkan melakukan evaluasi terhadap hasil analisis yang pernah dilakukan sebelumnya.

Peran Hazops Leader kemudian dibutuhkan dalam kerja tim tersebut. Tugasnya tentu saja menyatukan berbagai pendapat dari anggota tim. Inilah yang disebut dengan Hazops Leader.

Apa Peran dan Tugas Hazops Leader?

Metode Hazops dibutuhkan kerja sama tim untuk bisa menyelesaikan tugasnya. Dalam tim tersebut kemudian dibutuhkan anggota dan leader. Kemudian, orang yang seperti apa bisa menjadi Hazops Leader?

Hazops Leader harus memiliki pengalaman yang mumpuni di bidang industri tempatnya bekerja. Selain itu, akan lebih baik jika memilih calon pemimpin yang netral. Hal ini bertujuan untuk bisa menghasilkan analisis risiko yang sesuai dengan harapan.

Hazops Leader sebenarnya memiliki beberapa tanggung jawab. Berikut beberapa tugas dari Hazops Leader.

  1. Memilih Anggota Tim Hazops

Pimpinan Hazops sebaiknya membentuk tim yang solid. Artinya pilih anggota yang memang menguasai bidang masing-masing. Tujuannya supaya bisa memperoleh hasil analisis yang efektif dan aplikatif.

Hazops Leader setidaknya membutuhkan 4-5 orang dalam tim. Yakni terdiri dari sekretaris dan anggota Hazops. Sekretaris memiliki tugas mencatat semua hasil rapat. Kemudian, hasil rapat tersebut disusun menjadi laporan.

Anggota lainnya bertugas untuk memberikan informasi, ide, dan analisis bersama. Anggota bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, tentukan juga jumlah anggota berdasarkan divisi yang ada di perusahaan tersebut.

  1. Memberikan Batasan Jelas Pada Ruang Lingkup Yang Akan Dianalisis

Leader harus memberikan batasan jelas terhadap hal yang akan dianalisis. Tujuannya supaya anggota bisa fokus dengan pembahasan yang akan diidentifikasi dan analisis.

  1. Memiliki Rencana Dan Persiapan Study

Sebagai leader, harus mengetahui tujuan dan kegiatan yang akan dilakukan oleh tim. Jadi seorang leader harus membuat rencana serta melakukan persiapan study yang akan dilaksanakan.

  1. Memimpin Meeting Tim Hazops

Tugas seorang Hazops Leader juga memimpin meeting tim Hazops. Dalam meeting tersebut harus tercipta sebuah diskusi yang hidup. Tujuannya supaya bisa menghasilkan ide-ide dan desain seperti yang diinginkan.

  1. Memiliki Parameter Dan Jadwal Yang Jelas

Leader juga harus memastikan semua berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Pasalnya semuanya membutuhkan ketepatan waktu supaya agenda perusahaan tidak mundur hanya karena kerja tim tersebut yang tidak disiplin.

  1. Memastikan Analisis Yang Dilakukan Lengkap

Sebelum melaporkan hasil analisis, harus dipastikan semuanya lengkap. Jangan sampai ada hal-hal sepele yang terlupakan. Membaca kembali hasil rapat dan laporan sangat penting untuk menjalankan tugas tersebut.

Tugas seorang Hazops Leader sebenarnya cukup penting dalam tim tersebut. Pasalnya desain atau hasil analisis terhadap risiko harus diselesaikan dalam tingkatan tersebut. Dan menjadi tugas leader untuk memastikan kerja tim Hazops bisa diselesaikan sesuai dengan harapan. Leader Hazops ini juga bertugas mengarahkan bahan analisis dan diskusi untuk dibahas.

Pentingkah Memiliki Hazops Leader dalam Perusahaan?

Ketika sebuah perusahaan menentukan akan menggunakan teknik Hazops, sebaiknya memang ada orang yang memimpin. Tujuannya supaya tim tersebut bisa berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Leader Hazops bukan hanya memerintahkan anggota, namun bekerja bersama demi mencapai tujuannya. Apalagi, metode Hazops ini harus dilakukan secara berkelanjutan. study mengenai masalah yang bisa terjadi dalam perusahaan tidak hanya berhenti pada satu hal.

Sama seperti perkembangan teknologi, masalah pun mengalami perkembangan juga. Oleh karena itu, untuk bisa menghadapi tantangan tersebut, tim Hazops dibutuhkan secara berkelanjutan. Proses panjang ini membutuhkan seorang yang profesional di bidangnya.

Hazops Leader yang akan berperan memimpin tim tersebut. Kemudian juga bertanggungjawab dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.

Oleh karena itu, peran leader Hazops cukup penting. Bahkan harus ada dalam sebuah tim tersebut. Apalagi dalam industri yang memiliki risiko kerja tinggi seperti minyak dan gas.

Lalu apakah setiap orang yang paham Hazops bisa menjadi leader? Apakah kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi seorang leader Hazops?

Training untuk Hazops Leader

Salah satu syarat menjadi Hazops Leader adalah mengikuti training khusus. Training bertujuan untuk bisa memperoleh Hazops Leader yang berkompeten.

Dalam training akan dibekali banyak hal tentang kepemimpinan dan metode Hazops sendiri. Jadi harapannya, setelah selesai pelatihan, calon leader akan bisa menerapkan teknik Hazops dalam perusahaannya.

Lebih jauh, sebenarnya apa saja materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut?

  1. Hazops Sebagai Bagian Hazard Identification

Hazard identification pernah dibahas pada artikel sebelumnya, berjudul HAZID (Hazard Identification). Lebih jauh, Hazid adalah study atau analisis yang dilakukan untuk mengidentifikasi bahaya pada alat yang digunakan oleh suatu perusahaan. Jadi keduanya cukup berkaitan. Tidak heran jika dasar-dasar metode tersebut harus dikuasai oleh calon leader Hazops.

  1. Pelaksanaan Teknik Hazops

Peserta pelatihan juga akan diajarkan mengenai teknik pelaksanaan Hazops. Tujuannya supaya saat terjun ke lapangan bisa menjalankan metode ini dengan baik. Teknik Hazops memang dikenal terstruktur dan sistematis. Tujuannya supaya menghasilkan analisis yang baik dan efisien.

  1. Manfaat Penerapan Hazops

Selanjutnya, peserta training juga akan dibekali dengan pengetahuan manfaat penerapan Hazops dalam sebuah industri, salah satunya migas. Hazops sebenarnya merupakan metode yang dikenal cukup menguntungkan perusahaan secara finansial. Pasalnya bisa digunakan untuk efisiensi waktu dan sumber daya yang ada.

Selain ketiga materi tersebut, ada banyak materi dasar yang akan dipelajari dalam training Hazops Leader. Seperti konsep K3, Hazid dan risk assessment, Fault Tree Analysis (FTA), serta Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Materi tersebut diberikan untuk peserta supaya lebih kuat ilmu dasar mengenai seluk beluk K3 dan Hazops. Materi tersebut juga akan sangat berguna untuk diaplikasikan saat bekerja di lapangan kelak.

Selain mempelajari materi-materi tentang Hazops Leader, peserta juga akan difokuskan pengajaran untuk bisa lulus uji kompetensi. Hal ini bertujuan untuk bisa memperoleh sertifikasi BNSP sebagai Hazops Leader.

Uji Kompetensi untuk Hazops Leader

Perlukah seorang Hazops Leader melakukan uji kompetensi? Kemudian apa manfaat dan fungsi sertifikat Hazops Leader di dunia kerja?

Sertifikasi merupakan bukti secara tertulis bahwa seseorang memiliki kemampuan atau keahlian khusus di bidang Hazops Leader. Sertifikat tersebut, apalagi dikeluarkan oleh BNSP, masih dianggap penting karena memiliki nilai kepercayaan yang besar di mata perusahaan.

Sertifikat tersebut menandakan seseorang mampu menjalankan tugas sebagai Hazops Leader. Lebih lanjut, berikut manfaat memiliki sertifikat Hazops Leader dari BNSP.

  1. Mampu Meningkatkan Kepercayaan Calon Hazops Leader

Sertifikat BNSP masih dianggap bergengsi di mata perusahaan. Pasalnya, orang yang telah memiliki sertifikat BNSP sudah melakukan pelatihan dan uji kompetensi untuk memperolehnya. Tidak heran jika sertifikat tersebut mampu digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri calon Hazops Leader.

  1. Membuka Peluang Kerja Yang Lebih Besar

Memiliki sertifikat Hazops Leader dari BNSP, berarti bisa digunakan untuk syarat melamar pekerjaan di perusahaan besar. Pasalnya, sertifikat tersebut diakui secara global. Kemudian juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan diri untuk lebih baik lagi.

  1. Dimanfaatkan Perusahaan Untuk Menyaring Calon Pegawai

Sertifikat tersebut biasanya juga dimanfaatkan oleh perusahaan untuk menyaring pegawai. Pasalnya, orang yang memiliki sertifikat tersebut dianggap memiliki kecakapan di bidang tersebut. Jadi sangat membantu pihak perusahaan pencari pegawai baru.

  1. Meningkatkan Produktivitas Pekerja

Untuk pegawai lama yang akan mengikuti uji kompetensi, mampu digunakan untuk meningkatkan kualitas diri. Pasalnya, sebelum melakukan uji kompetensi, akan dibekali berbagai materi (training). Pengalaman tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Ternyata banyak manfaat yang bisa dirasakan ketika memiliki sertifikat BNSP Hazops Leader. Oleh karena itu, setiap calon Hazops Leader sebaiknya memang memiliki sertifikat tersebut.

Lalu bagaimana cara memperoleh sertifikat khusus dari BNSP tersebut? Caranya cukup mudah, Anda bisa mendaftarkan diri ke PT Ayana Duta Mandiri. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa training dan uji kompetensi. Sertifikat yang dikeluarkan pun dari BNSP. Jadi bisa diakui secara global dan yang pasti meningkatkan kualitas diri.

Lalu apa saja persyaratan untuk bisa mengikuti pelatihan dan uji kompetensi demi memperoleh sertifikat tersebut? Khususnya untuk Hazops Leader Migas? Simak rinciannya berikut ini.

  • Daftar Unit Kompetensi 
 

No.

 

Kode Unit

 

Judul Unit

Jenis Standar (Standar Khusus/Standar Internasional/SKKNI)
1. B.060018.022.02 Menganalisa resiko di Industri Migas SKKNI K3 Migas
2. B.060018.025.02 Menerapkan study Hazard and Operability

studyes (HAZOPS) di Tempat Kerja di Industri

Migas

SKKNI K3 Migas

 

  • Bukti Kelengkapan Dasar Pemohon
No. Bukti Persyaratan
1. Pas photo 3×4 sebanyak 2 lembar
2. Photo copy Ijazah terakhir
3. Photo copy Sertifikat kursus terkait K3
4. Photo copy KTP / Paspor / Kitas
5. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
6. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)

 

  • Persyaratan Pendidikan
No. Bukti Persyaratan
1 Sarjana S1 Teknik pengalaman kerja 6 bulan, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema Hazops Leader yang akan diases
2 Diploma 3 Teknik dengan pengalaman 1 tahun, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema Hazops Leader yang akan diases
3 SLTA Sederajat mempunyai pengalaman kerja pada bidang K3 minimal 4 tahun, serta telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema Hazops Leader yang akan diases

 

  • Bukti Kompetensi yang Relevan 
No. Rincian Bukti Pendidikan/Pelatihan, Pengalaman Kerja, Pengalaman Hidup
1 Ada bukti rekaman Preliminary Hazard Analysis
2 Ada bukti rekaman penentuan Ranking resiko
3 Ada bukti rekaman What if
4 Ada bukti rekaman menentukan study NODE
5 Ada bukti rekaman study Hazops dengan minimum menggunakan parameter Flow, Pressure, Temperatur dan level
6 Ada bukti rekaman pembuatan laporan HAZOPS lengkap.

 

Nah… menarik bukan bekerja dalam tim Hazops? Apalagi tantangannya cukup besar jika bisa menjadi leader dalam tim tersebut. Menurut Anda, keahlian khusus apa sih yang wajib dimiliki oleh seorang Hazops Leader?

Leave a Reply